Sunday, February 17, 2019

Kisah Seorang Istri Yang Bisa Membuat Suaminya Tergila-gila padanya


    Seorang Ayah bercerita pd anak perempuannya,
    Suatu hari seorang wanita tua diwawancarai oleh seorang presenter dalam sebuah acara tentang rahasia kebahagiaannya yang tak pernah putus.
Apakah hal itu karena ia pintar memasak? Atau karena ia cantik? Atau karena ia bisa melahirkan banyak anak, ataukah karena apa?
Wanita itu menjawab :
“Sesungguhnya rahasia kabahagiaan suami istri
ada di tangan sang istri, tentunya setelah mendapat taufik dari Allah. Seorang istri mampu menjadikan rumahnya laksana surga, juga mampu menjadikannya neraka.
Jangan Anda katakan karena harta !
Sebab betapa banyak istri kaya raya namun ia rusak karenanya, lalu sang suami meninggalkannya.
Jangan pula Anda katakan karena anak-anak !
Bukankah banyak istri yang mampu melahirkan banyak anak hingga sepuluh namun sang suami tak mencintainya, bahkan mungkin menceraikannya.
Dan betapa banyak istri yang pintar memasak.
Di antara mereka ada yang mampu memasak hingga seharian tapi meskipun begitu ia sering mengeluhkan tentang perilaku buruk sang suami.”
Maka sang peresenter pun terheran, segera ia berucap:
“Lantas apakah rahasia nya..?”
Wanita itu menjawab:
“Saat suamiku marah dan meledak-ledak, segera aku diam dengan rasa hormat padanya. Aku tundukkan kepalaku dengan penuh rasa maaf.
Tapi janganlah Anda diam yang disertai pandangan mengejek, sebab seorang lelaki sangat cerdas untuk memahami itu.”
“Kenapa Anda tidak keluar dari kamar saja..?” tukas presenter.
Wanita itu segera menjawab:
“Jangan Anda lalukan itu! Sebab suamimu akan menyangka bahwa Anda lari dan tak sudi mendengarkannya. Anda harus diam dan menerima segala yang diucapkannya hingga ia tenang.
Setelah ia tenang, aku katakan padanya;
'Apakah sudah selesai?'
Selanjutnya aku keluar….
Sebab ia pasti lelah dan butuh istirahat setelah melepas ledakan amarahnya.
Aku keluar dan melanjutkan kembali pekerjaan rumahku.”
“Apa yang Anda lakukan?
Apakah Anda menghindar darinya dan tidak berbicara dengannya selama sepekan atau lebih?” tanya presenter penasaran.
Wanita itu menasehati :
“Anda jangan lakukan itu, sebab itu kebiasaan buruk. Itu senjata yang bisa menjadi bumerang buat Anda.
Saat Anda menghindar darinya sepekan sedang ia ingin meminta maaf kepada Anda, maka menghindar darinya akan membuatnya kembali marah.
Bahkan mungkin ia akan jauh lebih murka dari sebelumnya.”
“Lalu apa yang Anda lakukan..?” tanya sang presenter terus mengejar.
Wanita itu menjawab:
“Selang dua jam atau lebih, aku bawakan untuknya segelas jus buah atau secangkir kopi, dan kukatakan padanya, Silakan diminum.
Aku tahu ia pasti membutuhkan hal yang demikian, maka aku berkata-kata padanya seperti tak pernah terjadi sesuatu sebelumnya.”
“Apakah Anda marah padanya..?” ucap presenter dengan muka takjub.
Wanita itu berkata:
“Tidak...
Dan saat itulah suamiku mulai meminta maaf padaku dan ia berkata dengan suara yang lembut.”
“Dan Anda mempercayainya..?” ujar sang presenter.
Wanita itu menjawab :
“Ya. Pasti. Sebab aku percaya dengan diriku dan aku bukan orang bodoh.
Apakah Anda ingin aku mempercayainya saat ia marah lalu tidak mempercayainya saat ia tenang..?”
“Lalu bagaimana dengan harga diri Anda?” potong sang presenter.
*“Harga diriku ada pada ridha suamiku dan pada tentramnya hubungan kami.*
*Dan sejatinya antara suami istri sudah tak ada lagi yang namanya harga diri.*
*Harga diri apa lagi..?!!*
*Padahal di hadapan suami Anda, Anda telah lepaskan semua pakaian Anda!”*
Sumber : Ustadz Fairuz Ahmad

Thursday, February 14, 2019

NASEHAT SEORANG IBU KEPADA PUTRINYA YANG AKAN MENIKAH


       Wahai putriku, andai saja nasihat itu tidak bermanfaat bagi orang yang memiliki kelebihan dalam akhlak, maka engkau tidak butuh kepada nasehat.Namun nasehat adalah sebagai pengingat bagi orang yang lalai dan ia merupakan bahan pertimbangan bagi mereka yang berakal.  

       Wahai putriku, Esok hari kau akan meninggalkan rumah tempat  kamu  dibesarkan dan lingkungan kamu yang dulu, ke dalam rumah yang serba baru bagimu dan bersama pasangan yang tidak kamu kenal sebelumnya; maka jadilah kau sebaik-baik pelayan baginya, niscaya ia akan menjadi hamba bagimu.

       Wahai putriku, Jagalah sepuluh perkara, apabila engkau menjaganya dengan baik, niscaya ia akan menjadi harta yang berharga bagimu.



Perkara yang pertama dan  kedua, Dampingilah suamimu dengan penuh qanaa'ah ( apa adanya ) dan patuhilah segala perintahnya.


Yang ketiga dan  keempat, Jagalah mata suami mu dan hidungya, jangan biarkan mata nya melihat sesuatu yang jelek padamu dan hidungnya mencium darimu, kecuali aroma yang harum.


Yang kelima dan keenam, Tenanglah pada saat ia tidur dan ingatlah waktu makannya, karena gejolak lapar akan membakar amarah, sedangkan kurang tidur akan menimbulkan emosi.


Yang ketujuh dan kedelapan, Hormatilah suamimu dan jagalah harta nya, keluarganya, serta  anak-anaknya.


Yang kesembilan dan kesepuluh, Janganlah kau membuka dan membeberkan rahasia suamimu dan janganlah engkau menentang perintahnya. Jika engkau menyebarkan rahasianya,jangan harap engkau akan aman dari pembalasanny. Dan jika engkau menentang perintahnya, maka engkau akan membuat dadany bergejolak.
Semoga Allah selalu memberi kepadamu kebaikan.

Wednesday, February 13, 2019

APAKAH WANITA BOLEH MENENTUKAN SIAPA PASANGAN NYAA????


KATA BIJAK


BAGAIMANAKAH TA'ARUF YANG DENGAN SYARI'AT ?

BAGAIMANAKAH TA'ARUF YANG DENGAN SYARI'AT ?

    Ta'aaruf adalah salah satu kata yang sering terdengar di telinga kita, dia bukanlah kata yang asing di kalangan masyarakat. namun, meskipun begitu sangat tidak sedikit orang yang memahami makna ta'aaruf itu sendiri.

Pengertian Ta'aaruf 

     Ta'aaruf berasal dari bahasa arab yaitu: " التعارف " yang artinya adalah saling mengenal satu sama lain. Ta'aaruf meruakan interaksi yang dilakukan antara dua orang atau lebih karena maksud tertentu.Jadi, secara bahasa pengertian ta'aaruf sebenarnya luas, karena bisa menyangkut persaudaraan, pertemanan, pernikahan, dan lain-lain. Di negara kita yang tercinta ini, kata ta'aaruf sering kali dihubungkan dengan dunia percintaan.
     Ta’aruf dalam hubungan percintaan bisa diartikan sebagai proses perkenalan yang tujuannya adalah menyempurnakan agama yaitu mengacu ke jenjang pernikahan. Bukan hanya sekedar ingin berkenalan ataupun iseng-iseng semata. 


Apakah Ada Cara Khusus Dalam Berta'aaruf??



      Dalam masalah ta’aruf tidak ada cara khusus. Intinya bagaimana seseorang bisa menggali data calon pasangannya, Selama tidak bertentangan dengan aturan-aturan syariat maupun adat masyarakat. Hanya saja, ada beberapa point penting yang perlu diperhatikan terkait ta’aruf, yakni :

PERTAMA 

Bagi pria dan wanita yang ingin berta'aaruf tidak diperkenankan untuk berdua-an, saling bercengkrama, dst. Baik secara langsung atau melalui media lainnya. Karena mereka berdua sama sekali tidak ada hubungan kemahraman. Sehingga berlaku aturan lelaki dan wanita yang bukan mahram. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda:

“Jangan sampai kalian berdua-duaan dengan seorang wanita (yang bukan mahramnya), karena setan adalah orang ketiganya.” (HR. Ahmad ).

KEDUA 

Niat nya harus serius, bukan karena ingin koleksi kenalan, atau iseng-iseng. Dan bukan untuk PHPin anak gadis orang. Tindakan ini termasuk sikap mempermainkan orang lain, dan termasuk kedhaliman yang nyata.
KETIGA 
Menggali data pribadi dengan saling tukar biodata. Atau keduanya bisa saling menceritakan biografinya secara tertulis. Dan ketika proses ta'aruf tidak di wajibkan untuk membeberkan semua data dirinya ke orang yang di ajak untuk berta'aaruf. Dan jika ada hal-hal dan data tambahan yang dibutuhkan, sebaiknya tidak berkomunikasi langsung, tapi bisa melalui pihak ketiga, seperti orang tuanya.
KEEMPAT
 Setelah ta’aruf diterima, bisa jadi mereka belum bertemu, karena hanya tukar biografi. Karena itu, bisa dilanjutkan dengan nadzar.
   

Apa Perbedaan Antara Ta'aaruf Dan Khitbah??

  •  Ta’aruf: saling perkenalan. Dan umumnya dilakukan sebelum khitbah.
  • Khitbah: meminang atau lamaran, menawarkan diri untuk menikah.





Tuesday, February 12, 2019

Apakah Asam Cuka itu Haram ?


Apakah Asam Cuka itu Haram ?




Apa itu  Asam cuka??


       Asam cuka adalah senyawa kimia asam organik yang dikenal sebagai pemberi rasa asam dan aroma dalam makanan. Asam cuka ini bersifat korosif, makanya dia harus digunakan dengan penuh hati-hati. Asam cuka ini dapat menyebabkan luka  bakar, kerusakan mata permanen,serta iritasi pada membran mukosa.

Apakah Hukum Asam Cuka Menurut Pandangan Islam

   Dalam Alquran Allah Taala berfirman: 

كُلُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا رَزَقْنَاكُمْ

“Makanlah dari makanan yang baik- baik yang telah kami berikan kepadamu” (QS. Al-Baqarah : 57).
berdasarkan ayat ini asam cuka hukum nya halal, karena dia termasuk dalam makanan yang baik.Dan Nabi Shallallahu Alaihi Wa sallam pun pernah bersabda:


نِعْمَ الأُدُمُ – أَوِ الإِدَامُ – الْخَلُّ


 “Sebaik-baik bumbu dan lauk adalah cuka” (HR. Muslim no. 2051). 


Dalam riwayat yang lain juga Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bertanya kepada keluarganya tentang lauk. Mereka lantas menjawab bahwa tidak di sisi mereka selain cuka. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu bersabda:

نِعْمَ الأُدُمُ الْخَلُّ نِعْمَ الأُدُمُ الْخَلُّ

 “Sebaik-baik lauk adalah cuka, sebaik-baik lauk adalah cuka.” (HR. Muslim no. 2052).


Apa Hukum Asam Cuka Yang Terbuat Dari Khamar ?

     Jika cuka berasal dari khamar (segala sesuatu yang memabukkan), lalu diolah dengan tangan manusia menjadi cuka, maka maka hukumya tidak halal. Hadits yang mendukung hal ini, ialah:

   Dari Anas bin Malik, bahwasanya Abu Tholhah pernah bertanya pada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengenai anak yatim yang diwarisi khomr. Lantas beliau katakan, “Musnahkan khomr tersebut.” Lalu Abu Tholhah bertanya, “Bolehkah aku mengolahnya menjadi cuka?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Tidak boleh.” (HR. Abu Daud no. 3675. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)

    Ibnul Qayyim menjelaskan bahwa ini adalah penjelasan yang amat jelas bahwa jika khamar berubah menjadi cuka disebabkan tangan manusia ( bukan secara alami), maka itu tidak dibolehkan. Jika hal itu dibolehkan, maka tentu harta anak yatim lebih pantas untuk diperlakukan seperti itu karena harta mereka sudah sepantasnya dijaga, dikembangkan dan diperhatikan. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga melarang membuang-buang harta. Jika diperintah untuk dimusnahkan berarti yang dimaksud adalah membuang-buang harta. Maka sudah dimaklumi bahwa mengolah khomr menjadi cuka tidak membuat khomr tersebut jadi suci.

     Namun,Jika khamar berubah dari cuka dengan sendiri nya secara alami. Maka  hukum nya  suci dan halal. Imam Malik rahimahullah sampai-sampai mengatakan, “Aku tidak suka seorang muslim mewariskan khamar lantas khamar tersebut diolah (dengan tangan) lantas menjadi cuka. Namun jika khamar tersebut menjadi cuka dengan sendirinya, maka tidak mengapa untuk disantap.”






Monday, February 11, 2019

Nasehat Imam Asy Syafi'ie Kepada Muridny....

NASEHAT BERHARGA DARI IMAM ASY SYAFI'I

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh...

   Segala puji bagi Allah Ta'aala atas segala limpahan nikmat Nya kepada kita semua
kemudian selawat dan salam semoga tercurahkan kepada Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam..

   Pada kesempatan kali ini saya ingin menulis beberapa nasehat Imam Asy Syafi'ie kepada murid beliau yang bernama Al Muzani..
   Nasehat sang Imam kepada murid nya itu yang pertama adalah bertaqwalah kepada Allah Ta'aala tunaikanlah apa apa yang telah diwajibkan atas kamu, dan jauhilah segala larangan2 Nya. Syukurilah apa yang telah Allah Ta'aala anugrahkan kepadamu, ikutilah kebenaran dimanapun kamu berada, jadikan kematian itu selalu di hadapanmu, mohonlah perlindungan kepada Allah dari siksa neraka......

   Inilah beberapa nasehat Imam Assy syafi'i kepada Almuzani....
Semoga ini brmanfaat bagi kita semua...Billahi attaufiq wa alhidaayah

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh...

Kisah Seorang Istri Yang Bisa Membuat Suaminya Tergila-gila padanya

    Seorang Ayah bercerita pd anak perempuannya,     Suatu hari seorang wanita tua diwawancarai oleh seorang presenter dalam sebuah ...